Jenis Makanan Para Asronot

Apa saja kegiatan astronot sehari-hari untuk memenuhi kebutuhan hidup (makan). Sangat berbeda tentunya kegiatan mereka dengan kehidupan Mr.Bean. Mungkin pernah terlintas dibenak kita apa sebenarnya yang dimakan astronout pada saat berada di luar angkasa dalam waktu yang lama? Apakah makanan tersebut sama dengan makanan kita yang berada di bumi atau makanan yang memang dikemas simpel berdasarkan sari-sari atau nutrisi saja? Artikel di bawah ini akan menjawab pertanyaan-pertanyaan diatas!

Hidup di luar angkasa tak membuat astronot kehilangan kesempatan menyantap makanan enak. Hanya, memang ada beberapa menu yang tak diperbolehkan di konsumsi di luar angkasa.

Seperti dikutip dari laman news.com.au, seorang astronot mengonsumsi sekitar 1,6 sampai 1,75 kilogram makanan per hari. Menu harian bervariasi dan kembali berulang setelah delapan hari. Direktur Institut Makanan Luar Angkasa Rusia, Viktor Dobrovolsky, mengatakan, astronot umumnya menyantap makanan yang memiliki karakter lembab dan lengket seperti bubur gandung, telur rebus, puding, dan ragut.

“Makanan seperti itu tidak akan terbang saat disendok atau ditusuk garpu,” ujarnya. Alasan itu menjadi penting karena kondisi luar angkasa yang hampa udara membuat massa benda termasuk makanan hilang sehingga mudah terbang. Sementara itu, produk yang berpotensi meninggalkan remah-remah seperti roti sangat dihindari. Sebab, rempah-rempah yang tertinggal bisa beterbangan dan menyebar di sekitar pesawat. “Untuk garam dan merica juga hanya boleh digunakan jika sudah larut dalam air atau minyak sayur,” ujar Dobrovolsky.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *