Betharaguru Itu Telah Pergi

gusdur1Kyai Abdurahman Wahid atau sapaan akrabnya Gus Dur Rabu tanggal 30 Desember kemarin telah berpulang ke Rahmadtullah pada pukul 18.45 di RSCM Jakarta. Bangsa ini kehilangan salah satu putra terbaiknya, salah satu Guru bangsa yang selama ini merupakan ikon tokoh kerukunan umat beragama di Indonesia.

Gus dur adalah salah satu tokoh nasional indoneia, Beliau juga pernah menjabat presiden RI ke 4 setelah BJ Habiebi. Pada saat masa pemerintahan Gus dur banyak sekali keputusan yang diambil yang dianggap sebagai kontraversional, mulai dari pengesahan agama Kong hu cu sebagai salah satu agama yang di akui di Indonesia juga pengubahan beberapa nama wilayah kepulauan indonesia seperti Irian diubah dengan nama Papua serta nama ujung pandang di rubah menjadi makasar.

Selain itu Gus Dur juga menanamkan birokrasi baru anggapan orang tentang lembaga kepresidenan adalah lembaga yang sakral, menjadi lembaga yang tidak perlu ditakuti bahkan lembaga tempat rakyat mencurahkan aspirasinya, selain itu Gus dur juga merubah kebiasaan dalam kabinet dengan menghilangkan beberapa departeman yang selama ini dianggap harus ada pada suatu kabinet, yaitu departemen sosial dan mentri penerangan. Gus Dur juga terang-terangan mengkritik DPR pada saat itu seperti anak-anak TK (Taman Kanak-kanak) yang apabila kita jeli menilainya itu merupakan fakta yang ada.

Diera pemerintahan Gus Dur inilah para Guru yang pada awalnya nasibnya tidak begitu di perhatikan oleh pemerintah menjadi terangkat derajatnya dan juga kesejahteraannya dengang menaikkan gaji guru (pada jaman sekarang /Erah SBY, guru adalah salah satu pekerjaan dengan gaji yang lumayan tinggi). Gus Dur juga mendobrak dokma-dokma yang selama ini dipegang oleh para kyiayi dengan mempersatukan umat beragama dan merangkul kaum yahudi.

Gus Dur adalah bapak bangsa yang sangat lihai dalam diplomasi dan loby, Bayangkan saja paska kekacauan yang diakibatkan rezim orde baru yang dipimpin pak harto, banyak investor dari beberapa negara di amerika dan eropa yang lari takut menanamkan investasinya akhirnya kembali karena ada jaminan dari Gus Dur.

Gus Dur adalah satu-satunya presiden yang menerapkan atau menyelipkan humor-humor segar di sela-sela pidato kenegaraannya yang oleh rakyat dianggap sebagai suatu sikap yang merakyat dan membumi,karena humor yang di ceriterakan merupakan kritikan-kritikan terselubung.

Dalam 2 tahun masa pemerintahannya banyak sekali perkembangan dan hal-hal baru yang telah tercipta yang mendobrak dokma-dokma kepresiden pada masa sebelumnya, Rakyat bebas mengkritik presidennya tanpa ada tekanan maupun pencekalan dari pihak manapun tradisi ini masih berlangsung pada masa sekarang (Era SBY).

Gus Dur juga merupakan Guru yang benar-benar rela berkorban untuk mendidik muridnya, bila kita lihat dalam tokoh wayang sifat Gus Dur sama dengan sifat Betharaguru, yaitu dewa yang bijaksana,tapi agak sedikit kontraversional, berpegang pada prinsip dan berkomitmen untuk menjalankannya!Bila kita cermati ada beberapa tokoh NU yang merupakan produk atau hasil didikan dari Gus Dur yang menjadi tokoh-tokoh besar.

Gus Dur seakan pasang badan dan menghalalkan para murid-murid didikannya untuk berseberangan pendapat serta menyerang dirinya dengan kritikan-kritikan pedas, Gus Dur seakan-akan sengaja membiarkan para didikannya untuk memusuhinya

Gusdur adalah seorang Demokrat (Tokoh yang memperjuangkan demokrasi) akan tetapi pada masa pemerintahannya ia digulingkan oleh demokrasi, hal ini wajar dan ini merupakan ciri khas dari tokoh-tokoh hebat dunia. walaupun di gulingkan oleh sistem demokrasi akan tetapi Gus Dur tetap bertahan mempertahankan demokrasi di negara ini tetap berjalan. Gus Dur juga memperjuangkan permasalahan kerukunan hidup umat beragama dan mempertahankan pengakuan islam terhadap Pruralisme!

Dalam pemikirannya selama ini Gus Dur lebih mengedepankan logika dan berpegang erat pada prinsipnya, Ungkapan “Begitu saja kok repot” ini mengandung filosofi yang bisa di jadikan motivasi,ini menunjukkan bahwa apapun masalah yang manusia hadapi kalau bisa dipecahkan dengan cara yang mudah kenapa harus menggunakan cara yang berbelit=belit atau dalam mengerjakan sesuatu untuk mencapai tujuan bila tujuan itu itu dapat dicapai dengan jalan yang sederhana kenapa harus dicapai dengan cara yang susah.

Selain sebagai negarawan Gus Dur juga merupkan tokoh agama dan juga budayawan ulung. Bangsa ini benar-benar telah kehilangan bapak dan guru bangsa yang sangat sulit di cari penggantinya!

Selamat jalan Gus……Selamat jalan Guru bangsa…….Selamat Jalan Betharaguru!!!!semoga apa yang menjadi cita-citamu terhadap bangsa ini segera akan terwujud

2 thoughts on “Betharaguru Itu Telah Pergi”

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *