Beberapa Kalalaian (sederhana) Pengedara Kendaraan Bermotor yang Membahayakan

2013-pertumbuhan-motorKendaraan bermotor (motor) saat ini jumlahnya sangat banyak. Menurt data BPS tahun 2011 jumlah motor di Indonesia hanpir mencapai 69 juta sementara pada tahun 2007 (5 tahun sebelumnya) Jumlah motor hanya 41 Juta. Sementara jumlah penduduk tahun 2010 mencapai 230Juta-an jiwa. Namun seiring pertumbuhan jumlah pengguna kendaraan bermotor tidak diiringi dengan kesadaran berkendara yang baik dan benar. Ini terlihat bahwa kecelakaan lalulitas masih menduduki peringkat atas penyebab kematian di Indonesia.

Berikut ini adalah beberapa hal yang sebagian orang ini mengganggap hal yang “sepele” atau tidak tahu terkait dengan kendaraan motor yang mereka gunakan :

  1. Mainan HP sambil berkendara, seperti “orang” tidak bisa menunda SMS atau berhenti sejenak jika akan menggunakan HP. Ini bisa memecah konsentrasi dan perhatian berkendara dan sangat membahayakan.
  2. Tidak sadar berjalan menengah ke jalan seperti menaggap Jalan adalah milik sendiri, padahal jika jalan pelan seharusnya bisa menepi ke kiri, gunakan jalur kanan hanya jika akan mendahului saja.
  3. Tidak memasang Kaca Spion atau penggunakan kaca sepion yang tidak standar. Atau hanya menggunakan 1 kaca spion saja karena merasa sudah cukup dengan melihat satu sisi belakang saja. Padahal pengendara dibelakang kita bisa berada disebelah kana dan kiri atau keduanya.
  4. Lampu rem belakang mati, tidak kelihatan jika kendaraan akan berhenti. Apalagi jika k sebenarnya juga sebagai pendaraan melaju cepat dan tiba-tiba berhenti, maka bisa membahayakan pengedara dibelakangnya. Kerena Lampu belakang sebegai penada kita sedang mengurangi laju kecepatan kendaraan kita.
  5. Lampu (senja/malam) belakang tidak menyala atau lampu depan tidak menyala. Tidak kelihatan jika malam hari sangat berbahaya bagi pengendara lain.
  6. Menggunakan Kaca lampu belakang yang Bening sehingga menyilaukan pengendara yang ada dibelakangnya.
  7. Mau Belok kiri atau akan berhenti begitu saja, tidak menyalakan lampu turn kiri ini bisa mengagetkan pengedara dibelakang.
  8. Keluar dari Gang menuju jalan besar (utama) langsung belok tanpa melihat kondisi jalan. Ini membahayakan diri sendir dan pengendara lain yang ada di jalan utama.
  9. Menyalip lewat kiri atau kanan tanpa melihat kendaraan lain yang berada di samping kanan/kiri atau sedang melaju di belakang kita.

Mungkin masih banayk kelalaiian sederhana yang biasa dilakukan pengedara motor. Silahkan ditambahkan di Komentar dibawa ini. Harapannya kelalaian ini bisa menjadi perhatian dan tidak diulangi untuk keselamatan bersama.

Sumber (referensi) :

  1. Pertumbuhan kendaraan, bps.go.id
  2. Data Penduduk, bps.go.id

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *