Sejarah Gelar Haji Di Indonesia


Gelas HAJI di Indonesia adalah suatu gelar Terhormat yang sangat disegani di tengah-tengah masyarakat kita (Indonesia), Kalau seorang telah mendapat gelar haji maka kesannya dimasyarakat orang tersebut Memiliki prilaku yang sopan, baik, ahli ibadah dan alim ulamah.

Walaupun pada kenyataannya Orang yangt memiliki gelar ini tidak sedikit yang memiliki perilaku yang tidak terpuji salah satunya Pelit, suka mencuri bahkan ada yang ahli berzinah, jadi ini tergantung dari Pribadi Orangnya.

Setelah saya telusuri gelar haji hanya terdapat di Indonesia, sedangkan di tanah arap dan timur tengah tidak ada yang bergelar haji, Kita ambil contoh Yaser arafat, pada huruf awal sebelum nama tidak terdapat tulisan H yang mengidentikan dengan gelar haji, atau King abdul aziz juga tidak terdapat gelar H pada awal nama.

Fenomena ini membuat rasa ingin tau saya untuk mencari sejarah diberi gelar Haji dan kebetulan sekali kakak saya yang kebetulan berjurusan sejarah dan bekerja di Pamong Budaya kabupaten semarang mengetahui hal tersebut, setelah tau sejarahnya saya pun tersenyum lucu heheheehehh kalau pingen tau nich sejarahnya.

Pada jaman Kolonial Belanda, belanda merasa terganggu dengan orang-orang muslim yang memiliki garis keturunan bangsa arap, sekelompok orang muslim tersebut sangat kritis dalam mengkritik kebijakan pemerintah belanda, ternyata setelah diselidiki bukan orang-orang muslim keturunan arap saja yang kritis akan tetapi orang muslim pribumi setalah berangkat menunaikan ibadah Haji menjadi orang yang kritis dan cenderung melawan kebijaksanaan pemerintah belanda

Nah Pada saat itu pemerintah belanda bersepakat bahwa Muslim yang telah menunaikan ibadah haji memiliki perkembangan ilmu dan kritis dan menentang terhadap pemerintah belanda dianggap sebagai Ekstrimis yang mengancam dan perlu untuk diawasi secara ekstra.
Nah untuk mempermudah maka orang-orang muslim yang telah selesai menunaikan ibadah Haji diberi gelar Haji sisepan nama mereka, ini lah kenyataan kata Haji pada pemerintah belanda yang memiliki arti sebagai seorang yang harus diwaspadai dan diawasi secara ketat (EKSTRIMIS) seiring dengan perkembangan Jaman berubah menjadi gelar yang sangat disegani.
Banyak dikalangan masyarakat yang sangat bangga memikul beban gelar ini, akan tetapi sifat yang kurang baik dan kurang terpuji masih saja dibawa!…………Sebuh Renungan bagi haji Mabur (Bukan Mabrur)

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *