Tugu Katulistiwa

Pontianak adalah salah satu kota dari beberapa daerah yang berada didunia yang dilewati oleh garis 0 derajad katulistiwa. Sabtu tanggal 9/10/2010 saya mencoba untuk berkunjung ke salah satu tugu penanda garis 0 derajad. Kalau dilihat dari fisik dan daerah sekitar tugu,tampak biasa-biasa saja tidak ada yang istimewa dari tugu ini.

Sejarah Tugu Katulistiwa

Berdasarkan sebuah catatan yang di peroleh pada tahun 1941 dari V en V oleh obsiter wiese di kutip dari BIJDRAGENTOT DE GEOGRAPHE dari  Chep Van Den Topographeschen Dien in Nederlhandsch  Indie:Den 31 stend maart pada tahun 1928 telah datang berkunjung ke pontianak satu team ekspedisi Internasional yang dipimpin oleh seorang ahli geographe berkebangsaan belanda untuk menentukan titik tonggak garis equator dari pontianak dengan sebuah konstruksi sebagai berikut :

1. Tugu pertama di bangun pada tahun 1928 dengan tonggak dengan dilengkapi dengan tanda panah

2. Tahun 1930 Tugu ini di sempurnakan dengan tonggak yang dilengkapi dengan Lingkaran yang sekaligus dilengkapi dengan tanda panah

3. tahun 1938 Tugu yang asli tugu yang asli dibangun kembali dengan penyempurnaan oleh opsirter/architech SILABAN dengan ukuran sbagai berikut:

Bangunan tugu terdiri dari 4 tonggak belian masing-masing berukuran 0.3 meter dengan ketinggian bagian tonggak bagian depan sebanyak 2 buah setinggi 3,05 m dari permukaan tanah dan tonggak bagian belakang tempat lingkaran dan anak panah penunjuk arah selatan setinggi 4,40m

4. Tahun 1990 Tugu katulistiwa kembali direnovasi dengan pembuatan kubah dan duplikat tugu katulistiwanya dengan ukuran 5 kali lebih besar dari tugu aslinya dengan ukuran :

-2 buah tonggak bagian depan dengan ukuran 1,5m dengan ketinggian 15,25m dari permukaan tanah

-2 buah tonggak bagian belakang tempat lingklaran dan tanda anak panah sebagai tanda arah mata angin selatan dengan ukuran 1,5m dan ketinggian 22m dari permukaan tanah dan panjang anak panah 10,75 m.

Namun Sayang tugu katulistiwa yang merupakan tugu penanda garis tengah bumi 0 derajad ini sangat sepi pengunjung, mungkin pemda pontianak perlu berusaha lebih untuk memperkenalkan objek wisata dunia ini ke manca negara dan objek wisata ini perluy direnovasi ke arah yang lebih baik agar lebih menarik serta nyaman sebagai tempat wisata yang sangat berpotensi di kota pontianak.

sumber ; musium tugu katulistiwa pontianak 10.10.2010

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *