Pasien Sembuh Ponar di Periksa Dokter

Pasien ponari
Pasien ponari

JOMBANG – Langkah selanjutnya yang dilakukan oleh Tim Dokter dari Dinas Kesehatan Jombang adalah meneliti dan berwawancara dengan pasien ponari yang mengaku sembuh,ini merupakan langkah lanjutan untuk memastikan dari hasil penelitian sebelumnya yang menemukan gumpalan-gumpalan kristal tak homogen yang terdapat pada air celupan batu ponari mereka ingin memastikan apakah kristal-kristal ini yang membuat pasien sembuh ataukah dari faktor sugesti yang selama in sering diberitakan.

Warga yang mengaku sembuh karena air yang dicelup batu milik Ponari harus bersiap-siap dicek kesahihan omongannya. Mulai kemarin (28/2), tim dokter dari Sentra Pengkajian Pengembangan Pengobatan Tradisional (SP3T) RSU dr Soetomo, Surabaya, terjun ke Jombang untuk meneliti kandungan air celupan batu bocah lugu yang dipaksa menjadi dukun itu.

Radar Mojokerto (Jawa Pos Group) melaporkan, begitu tiba di Desa Balongsari, Kecamatan Megaluh, Jombang, tim dokter RSU dr Soetomo, Surabaya, langsung mendatangi sejumlah rumah warga di sekitar tempat praktik Ponari yang selama ini mengaku sembuh dari penyakitnya setelah meminum air celupan batu warna merah milik Ponari.

Orang pertama yang ditemui tim dokter itu adalah Achmad Fathoni, warga Desa Sumber Agung, Kecamatan Megaluh, Kabupaten Jombang. Achmad Fatoni merupakan pasien Ponari yang mengidap sakit batu ginjal dan mengaku sembuh berkat air celupan batu yang menghebohkan itu.

Untuk memastikan bahwa Fatoni benar-benar sembuh, tim meneliti dan memintai keterangan yang bersangkutan. Termasuk meneliti foto radiologi di mana batu ginjal itu pernah bersarang di tubuh Fathoni.

Saat diwawancarai para dokter, Fatoni menunjukkan bekas batu ginjal yang menurut dia keluar setelah meminum air dari Ponari. Tim langsung memeriksa kebenaran pengakuan Fatoni juga melakukan pemeriksaan ulang terhadap kesehatan Fatoni.

Fathoni kepada wartawan mengungkapkan bahwa sebelum mengonsumsi air pengobatan Ponari, dirinya sudah mau dioperasi. Namun, karena keterbatasan biaya dan keinginan menempuh untuk mencari pengobatan alternatif, akhirnya dia lebih memilih air yang dicelup batu dari tangan siswa kelas III SD tersebut. ”Saya sudah mau dioperasi. Tapi, sekarang batu itu sudah keluar dengan sendirinya,” ujarnya.

Pasien lain yang didatangi tim dokter adalah Siti Mariyam, penderita ganguan jiwa, warga Desa Sudimoro, Kecamatan Megaluh, Jombang. Menurut suami Siti, Maksum, 45, istrinya mengidap gangguan jiwa kurang lebih sekitar 4 tahun. Namun, kini Siti sembuh setelah meminum air milik Ponari.

Dokter Widayat, ketua tim dokter dari SP3T RSU dr Soetomo, Surabaya, ketika dikonfirmasi hasil dari penelitian tim terhadap para pasien Ponari mengatakan, hingga kini pihaknya belum bisa menyimpulkan apakah air Ponari yang menjadi penyembuh keluhan para pasien tersebut. ”Sementara kami belum bisa mengambil kesimpulan karena ini masih penelitian awal,” terang dr Widayat kemarin petang.

Dia mengungkapkan, pihaknya memiliki keraguan atas pengakuan semua pasien yang mereka datangi. ”Untuk kasus Fatoni, sebelumnya penderita telah diberikan suntikan puskopan yang berfungsi untuk melonggarkan saluran ureter. Karena itu, jika batunya keluar, ya karena faktor itu,” ujarnya

sumber: http://jawapos.co.id dan sumber lain

3 thoughts on “Pasien Sembuh Ponar di Periksa Dokter”

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *