Cobalah Untuk Memaafkan dan Rasakan Kedaisyatannya!

“Sorry is the hardest word to say”. Begitulah lirik sebuah lagu yang menggambarkan betapa sulitnya memberi dan meminta maaf. Bukan hanya memaafkan orang lain, terkadang memaafkan diri sendiri juga bukan perkara mudah. Dibutuhkan pengorbanan dan keberanian serta rasa keiklasan untuk mengungkapkannya.

secara Psikologi Jika terus-menerus memendam kemarahan hanya akan menimbulkan dampak negatif dan merugikan diri sendiri. Bahkan apabila rasa benci itu terus menguasai diri anda, Anda berisiko menderita banyak penyakit disamping itu akan muncul hawa energi negatif yang menumpuk dalam jiwa kita dan akhirnya akan menimbulkan dendam. Orang yang tidak bisa memaafkan umumnya akan merasa lebih cemas, takut, dan pemarah dan yang pasti akan gampang curiga pada seseorang.
Kebencian kronis memiliki efek yang dapat melemahkan Anda baik dari segi fisik maupun segi psikologi. Karena kebencian tersebut akan menimbulkan kemarahan, rasa bersalah, permusuhan, dan sakit hati dari waktu ke waktu yang akan mempengaruhi jiwa kita. Emosi bisa melepaskan hormon kortisol, yang bisa berakibat buruk bagi kesehatan Anda.
Di sisi lain, belajar memaafkan memberikan banyak manfaat kesehatan jiwa dan raga, beberapa diantaranya adalah:
* Meningkatkan respon imun kekebalan yang ada pada diri kita yang berfungsi untuk menjaga tubuh kita dari berbagai serangan penyakit,
* Menurunkan tekanan darah dan menyetabilkannya karena memaafkan akan memberikan dampak ketenangan
* Meningkatkan kenyamanan tidur! hal ini juga dapat meningkatkan kebugaran fisik
* Mengurangi kecemasan dan depresi (stress)
* Meningkatkan harga diri (kabaikan sebagai orang pemaaf)
* Memberikan Anda ketenangan pikiran serta ketenangan Jiwa yang akan menimbulkan kestabilan dalam Jiwa
.
Hal di atas hanya sebagian kecil manfaat sebagai seorang yang memaafkan orang lain. Jadi, mengapa Anda tidak mencoba untuk menanamkan kebiasaan tersebut mulai dari sekarang untuk mendapatkan manfaat kesehatan yang begitu banyak.
Satu atau dua kejadian buruk di masa lalu janganlah sampai mempengaruhi kehidupan Anda saat ini. Yang lalu biarkanlah berlalu, karena hidup akan terus berjalan. Oleh karena itu, perlu untuk seseorang belajar mengampuni diri sendiri dan orang lain!
Bagaimana cara memaafkan?
– Terima situasinya. Apa yang terjadi di masa lalu tidak bisa diubah lagi, jadi terimalah fakta itu. Tak ada seorang pun yang sempurna dan berpikirlah “dengan memaafkan anda akan satu langkah lebih bijak dari diri anda sebelum melakukan hal tersebut.
– Lepaskan. Memaafkan bukan berarti melupakan yang terjadi,Justru memaafkan berarti mengoreksi perbuatan orang lain dan mengoreksi diri kita sendiri dijadikan pelajaran agar perbuatan tersebut tidak terjadi kembali,hal Ini juga berarti Anda tak lagi menciptakan emosi yang sama dengan yang pernah dirasakan lagi dan lagi dalam pikiran. Belajarlah dari situasi yang telah terjadi dan bergeraklah kearah yang lebih baik.
– Hindari kata negatif,kasar. Kata-kata memiliki kekuatan tersembunyi. “Tidak”, dan “tak pernah”,Tidak bisa,tidak mampu akan membuat Anda makin terbenam dalam ingatan masa lalu. Jadi, kalimat seperti “saya tak akan pernah bisa bertemu dengannya,” atau “saya tak akan lupa apa yang telah dia lakukan,” harus dihindari karena kata-kata tersebut akan berpengaruh negatif pada Jiwa anda.
– Tuliskan dan hancurkan. Tuliskan semua hal yang pernah dilakukan dan Anda rasa salah atau apa yang orang lain lakukan terhadap Anda. Menulis bisa membantu membersihkan pikiran. Latihan ini akan membantu Anda menemukan masalah-masalah yang belum terselesaikan dalam pikiran Anda (saran sebagai suatu terapi)
– Berhenti menghakimi diri sendiri. Ijinkan diri Anda untuk berbuat salah pegang Prinsip manusia tidak akan ada yang sempurna akan tetapi manusia akan dapat mendekati kesempurnaan dari apa yang diinginkan oleh ahti nurani. Bersikap baiklah dan cintai diri sendiri. Memilih untuk memaafkan diri kemudian maju selangkah dan lepaskan masa lalu. Jika Anda merasa telah mengecewakan seseorang, tak ada salahnya Anda menemuinya dan secara langsung minta maaf. Anda juga harus memahami apa yang pernah Anda perbuat mungkin tak sebesar itu melukai dirinya. Meminta maaf langsung juga akan membebaskan Anda dari derita pikiran.
-Berpikir positif “Jika aku dapat memaafkan orang berarti pada saat itu aku satu tingkat lebih baik dari diriku sebelum aku memaafkan orang lain tersebut!
Jadi tersenyum,iklaskan hati dan maafkan kesalahan orang lain serta lebih mengertilah dengan kondisi dan keadaan kita sebagai mahluk ciptaan Tuhan!

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *