Pembangunan Piramida Menggunakan Tenaga Sukarela

piramida1Piramida adalah sebuah bangunan peninggalan jaman dahulu yang sangat terkenal hingga kini,berbentuk limas dan penuh dengan teka-teki dan misteri hingga sekarang. Fungsi piramida bukanlah sebagai istana raja-raja Mesir dahulu akan tetapi merupakan makam dari seorang raja Mesir yang disebut Fir’aun,Orang mesir dahulu percaya bila orang mati maka jasad dan rohnya tidak ikut mati hal inilah yang membuat suasana dalam piramida dibuat seindah dan semewah mungkin.

Arkeolog dan film-film fiksi tentang piramida dan proses pembangunannya memperkirakan bahwa piramida dibuat dalam jangka waktu yang lama dan melibatkan orang dan hewan yang sangat banyak sebagai tenaga pembangunannya. Dan tenaga-tenaga manusia diperkirakan sebagian besar adalah merupakan budak yang dipekerjakan secara paksa pada jaman itu.

Namun makam-makam yang baru-baru ini ditemukan di Giza mendukung pandangan bahwa Piramida Besar itu dibangun oleh pekerja bebas dan bukan budak atau dapat dikatakan meraka adalah para sukarelawan, seperti yang luas diyakini, kepala arkeolog Mesir mengatakan.

“Makam ini dibangun di samping piramida raja yang menunjukkan bahwa orang-orang ini bukan budak,” kata Zahi Hawass, kepala arkeolog Mesir yang memimpin tim penggalian.”Kalau mereka budak, mereka tidak akan bisa membangun makam di samping makam raja mereka.”

Dia mengatakan koleksi makam pekerja, beberapa di antaranya ditemukan pada 1990-an, termasuk penemuan paling signifikan di abad 20 dan 21. Makam itu milik pekerja yang membangun piramid Khufu dan Khafre.

Hawass sebelumnya menemukan adanya grafiti di dinding dan pekerja menyebut diri mereka sebagai “teman-teman dari Khufu”, tanda lain bahwa mereka bukanlah budak.

Sekarang timbul pertanyaan kalaupun pekerjanya adalah sukarelawan/pekerja, maka berapa bayaran meraka?atau kenapa mereka mau untuk mengerjakan sebuah bangunan yang mewah dan memakan waktu yang sangat lama? Kita bisa menjawab dengan bukti dan kenyataan bahwa Fir’aun pada jaman itu dianggap seorang dewa atau seseorang utusan dewa yang bisa berbuat apa saja dari pada saat dia hidup maupun telah mati. Hal ini yang mendorong para rakyat kerajaan pada saat itu rela mengorbankan jiwa dan raganya untuk membangun sebuah piramid yang megah…….jangankan dibayar,tidak dibayar mereka juga iklas!!andai bangsa indonesia memiliki rakyat yang rasa patriotik dan jiwa kebangsaannya besar rela berkorban apapun untuk negara mungkin kejayaan bangsa kita akan berlangsung sepanjang peradapan manusia ada!

1 thought on “Pembangunan Piramida Menggunakan Tenaga Sukarela”

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *