Perkembangan Kreatifitas Anak Tergantung Orang Tua

04207prasekolahDulu sekitar tahun 1984 – 1995, masa kecil yang saya alami amatlah sangat sederhana, disamping fasilitas pada saat itu yang masih sangat terbatas keadaan alam di abepura papua juga mempengaruhi kehidupan kecil yang saya alami, Kami biasanya main dengan berbekalkan permaianan buatan sendiri yang kami rakit dan kami mainkan sendiri atau yang kami ciptakan sendiri, seperti contoh kami membuat mobil-mobilan yang terbuat dari kaleng sauris/sarden yang diberikan roda dari buah selsium atau dengan mobil yang terbuat dari kulit jeruk bali dan kami tarik kemana-mana, atau kapal-kapalan yang terbuat dari pelepah daun sagu yang dirakit bersama plastik dan beberapa lidi jadilah kapal pesiar yang nilai artistiknya gak kalah dengan buatan pabrik,dan masih banyak lagi permainan lain seperti landeng, pot, kucingkaleng,25 dan perang-perangan dengan kartavel berpeluru kedondong hutan.

Walaupun demikian aku merasa masa kecilku adalah masa yang sangat bahagia dan sangat sempurna. Pada saat sekarang sudah jarang sekali kami temukan permainan seperti masa kecil dulu,anak-anak sekarang rata-rata memilih permaianan yang sudah ada dan tersedia yang dibuat oleh pabrik seperti PS, Videogame atau Internet. Apakah ini semata-mata merupakan pengeruh dari perkembangan teknologi dan bagaimana perkembangan kreativitas anak-anak sekarang?

Tunggu! Jangan menyalahkan teknologi dan lingkungan dulu karena perkembangan anak dan kreatifitas anak sangat tergantung dari lingkungan tempat dimana si anak hidup atau disebut juga Keluarga! ternyata Orang Tuan memegang peranana yang sangat besar dalam perkembangan dan kreatifitas anak.

Kebanyakan anak membawa sikap dan sifat yang mereka pelajari dari lingkungan, secara spesifik, orangtuanya. Sayangnya, menurut literatur yang disebutkan oleh situs MSN, sebanyak 61 persen orangtua bergantung pada sekolah, televisi, dan permainan komputer untuk perkembangan kreatif anak-anaknya. Padahal, menurut presenter acara seni anak SMart, dari stasiun CBBC, Kirsten O’Brien, “Peran orangtua sangat penting untuk mendukung proses berpikir kreatif dan imajinatif anak-anaknya. Kita perlu membantu para orangtua untuk bisa bermain dan menginspirasi energi kreatif anak. Anak-anak pun akan selalu mengingat pengalaman berbagi mainan dengan orangtuanya itu.”

Paul Geraghty, pengarang cerita anak The Hunter and Dinosaur in Danger mengatakan, “Kreativitas adalah bagian penting dalam perkembangan setiap anak. Sama seperti matematika dan bahasa, kreativitas perlu latihan dan dukungan. Kreativitas membawa kepuasan seumur hidup jika didorong sejak dini dan dilatih sepanjang masa kanak-kanak.”

Sayangnya, dalam penelitian yang sama ditemukan pula alasan para orangtua mengapa mereka tidak meluangkan waktu untuk berkreasi dengan anak-anaknya. Alasan yang dilontarkan antara lain adalah karena para orangtua tidak punya kemampuan kreatif atau karena tak punya waktu luang.

Penelitian tersebut juga menunjukkan bahwa membaca buku bersama adalah kegiatan orangtua-anak yang paling digemari. Artinya, sebenarnya tidak sulit membuat anak merasa senang dan nyaman. Selain itu, Anda juga bisa mencoba untuk menyelesaikan puzzle bersama, membuat kreasi seni, atau membuat hastakarya dari situs-situs arts and crafts untuk anak-anak yang bisa ditemukan dengan mudah di internet.

Di samping kegiatan diatas tularkanlah Hobbi anda yang berbau positif kepada anak anda dengan cara secara langsung melibatkan anak anada dalam menjalankan hobi anda. Jangan sekali-kali melarang atau memarahi anak pada saat anak mengganggu anda saat anda mengerjakan hobi anda,karena rasa ingin tahu anak pada apa yang anda kerjakan akan menciptakan jalinan batin yang erat antara anak dan anda serta dapat meningkatkan pola berpikir dan kreatifitas anak anda. Seperti contoh pada saat anda memiliki hobi melukis,biarkanlah anak bergabung dan memberikan respon apa yang ia inginkan dan lakukan pada lukisan anda kalau bisa anak diberi arahan dan bimbingan sebab talenta yang ada pada anak dapat berkembang dengan pesat apabila ada dorongan dan dukungan dari kedua orang tuanya!

sumber: diambil dari beberapa sumber

2 thoughts on “Perkembangan Kreatifitas Anak Tergantung Orang Tua”

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *